Pakan Fermentasi Gedebok Pisang Untuk Kambing Dan Domba

Fenomena pakan fermentasi masih saja menjadi HOT TOPIK di dunia peternakan kambing domba Indonesia, apalagi dengan gencarnya para marketing obat-obat probiotik yang menawarkan dagangannya.

Yang terjadi dikalangan masyarakat khususnya bagi para calon peternak kambing atau para peternak kambing " GALAU " adalah segera merubah haluan arah peternakannya. INTINYA pengen cari praktis, murah semurah-murahnya dan hasilnya setinggi-tingginya. Apakah masuk logika ???? akan saya coba jabarkan menurut pemikiran saya ya...
Bumbu dan ilmu pengetahuan yang dipaksakan oleh para marketing probiotik ( terlebih yang banyak beredar di vedeo Yutube ) ternyata benar-benar menggoyahkan iman dan tatanan beternak kambing yang benar, dari yang semula sudah benar dalam pengelolaan bisnis peternakannya kini yang ada adalah " RASA dan KEINGINAN cepat SUKSES dan cepat KAYA " secara instan dari bisnis ternak kambing domba yang dikasih pakan fermentasi gedebok pisang yang minim nutrisi.

Yang tragis lagi adalah, banyak peternak pemula yang sangat tergiur oleh kehebohan obat probiotik dan menjadikan gedebok pisang menjadi sumber pakan utama, tanpa memperhatikan komposisi keseimbangan pakan yang sebenarnya dibutuhkan oleh kambing domba.

Stttt...... ada yang lebih tragis lagi lho... disaat 6 bulan berlalu, pola pakan utama menggunakan fermentasi gedebok pisang tidak menunjukkan hasil yang sesuai IMPIAN BESAR, nah... dipastikan peternaknya akan mulai kesulitan untuk menghubungi para marketing yang mempromosikan penggunaan obat probiotik tadi... xixixi ya.. seperti itulah yang terjadi... lha.. si marketingnya kan cari sasaran baru lagi... dan mulai menghindari masalah dari para peternak yang komplain.

Kenapa kambing dan domba saya tidak saya kasih makan pakan fermentasi gedebok pisang ? ini jawaban versi saya, semoga masuk logika Anda sekalian.
  1. Dari zaman nenek moyang, yang namanya pakan kambing adalah pakan hijauan dan turunannya bahkan dari zaman nabi sampai sekarang, jenis hewan ini tidak punah, salah satu faktornya pasti adalah pakan yang bernutrisi tinggi dan pengelolaan ternak yang benar.
  2. Gedebok pisang adalah material pakan yang minim nutrisi dibandingkan pakan hijauan, untuk PK gedebok pisang hanya 3%, sedangkan daun pisang adalah 14%, lebih tinggi dan bernutri daun pisangnya kan ???. Kalau gedebok pisang tinggi nutrisi, boro-boro ada orang jualan pisang goreng, bayi kita makan pisang, karena apa... batang pisang baru numbuh saja sudah ludes dipakai buat pakan kambing, itu salah satu bukti peternak zaman dulu saja pinter-pinter kok dan sangat paham kebutuhan nutrisi untuk ternak kambing domba nya, lha masak kita yang sudah akrab dengan ilmu pengetahuan malah mau kalah pintar dengan nenek moyang kita.
  3. Obat probiotik yang banyak ditawarkan bukanlah " OBAT AJAIB " yang bisa merubah bahan baku minim nutrisi menjadi pakan tinggi nutrisi, obatnya tidak salah, namun informasi yang diberikan yang salah kaprah. Menurut saya, di dunia manusia, yang namanya obat probiotik adalah semacam ( maaf sebut merk ) Yakult. Ya.. fungsinya membantu proses pencernaan, bukan OBAT AJAIB yang merubah makanan rendah nutrisi jadi full nutrisi.
  4. Kualitas daging kambingnya pasti akan jelek, logika saja... kambing dikasih makan seadanya kok disuruh punya kualitas daging super... apakah masuk akal ????? apakah di Eropa, Australia, Asia selatan para peternak kambing kasih makan gedebok pisang ??? saya belum pernah lihat video peternak disana kasih makan rendah nutrisi, mau bukti ??? silahkan lihat berbagai video peternakan kambing domba luar negri di Youtube.
  5. Kualitas daging jelek lama kelamaan akan diketahui oleh customer, bahaya sekali kalau ketika aktivitas pemberian pakan fermentasi gedebok pisang diketahui public, maka pelan tapi pasti customer akan pergi, mereka akan lebih memilih daging berkualitas yang berasal dari nutrisi pakan hijauan daripada daging yang diproduksi dari gedebok pisang.Kesehatan adalah INVESTASI MAHAL.
  6. Apabila untuk breeding, maka kualitas anak kambingnya akan jelek, logikanya adalah ketika indukan makan pakan rendah nutrisi maka TIDAK MUNGKIN si induk akan memproduksi susu berkualitas tinggi untuk cempenya, efeknya... ketika nutrisi yang didapat sang induk jelek maka cempenya ya jelek kualitasnya. Kemudian karena pola pikirnya sudah IRIT - NGIRIT - SUPER HEMAT - SUPER PELIT - SUPER KIKIR maka para peternak pun akan enggan mengawinkan indukan-indukannya dengan kambing pejantan yang mempunyai DNA bagus, alkasil yang terjadi adalah Inbreeding, bapaknya dikawinkan sama anaknya, cucunya dikawinin ama kakeknya... keturunannya lama kelamaan cuma sebesar hewan kancil xixixi
  7. Satu hal paling sederhana.. coba anda bawa keluar kambing anda, lepas atau tambatkan di dekat pohon pisang, kemudian ambil 1 daun pisang dan anda amati, yang dimakan oleh kambing apakah daun pisang atau batang pisangnya alias gedebok pisang ? sebodoh-bodohnya seekor kambing tapi saya jamin si kambing 99% akan memakan daun pisang, dan tidak memakan gedebok pisang. Kambing saja pinter milih pakan yang berkualitas buat dia.. pemiliknya kok malah mengalami kemunduran pola pikir...
  8. Satu lagi... dalam dunia pertanian ada yang namanya kultur jaringan, pengembang biakan berbagai tanaman dengan sistem jaringan, nahhh... kalau gedebok pisang memang bernutrisi tinggi pasti sudah banyak pelaku usaha kultur jaringan yang menciptakan pohon pisang sebesar dan setinggi pohon kelapa, tujuannya untuk diambil batangnya, namun apa yang terjadi ? TERNYATA para pelaku kultur jaringan mengembangkan beraneka ragam pohon pisang yang bisa menghasilkan buah pisang dengan nilai ekonomis tinggi.Ingat yang dikejar adalah buah pisangnya bukan batang pisangnya.
  9. Pernah melihat kontes kambing ??? kontes kambing peranakan etawa Kaligesing, kontes kambing etawa Senduro, atau kontes domba Garut .... nah kalau ada event lomba silahkan hadir dan aktiv bertanya kepada para peserta lomba, APAKAH ADA YANG DIKASIH PAKAN UTAMA GEDEBOK PISANG ??? saya yakin.... hampir dipastikan TIDAK ADA. Para peternak kawakan sudah paham sepaham-pahamnya, untuk menunjuang NILAI EKONOMIS kambing dombanya maka mereka pasti akan memberikan berbagai jenis varian pakan yang tinggi nutrisi.
  10. " Bukankah metode pakan fermentasi gedebok pisang sangat membantu para peternak pemula ? " , Terlihat memang metode pakan fermentasi gedebok pisang memang menjadi SOLUSI JITU peternak pemula, namun sebenarnya ini adalah PERMAINAN IKLAN segelintir orang. Menjadi peternak yang benar itu memang tidak bisa instan, serius... tidak bisa instan. Ada persiapan panjang yang dibutuhkan sebagai syarat utama. Ilmu BENAR, varian pakan yang BENAR, bentuk kandang yang BENAR dan berestetika, kambing domba yang BENAR. Apabila pola dan urutannya diubah maka pola bisnis ternaknya pasti berantakan.
  11. " Bagaimana kandungan nutrisi fermentasi gedebok pisang kalau dibandingkan dengan sayuran dan buah reject dari limbah tukang sayur dan buah di pasar ? " Nah ini menarik, di setiap pasar pasti ada tukang sayur dan buah yang menjual beraneka ragam jenis sayuran, pasti ada yang reject, mulai dari sayur kol, buncis, worter, buncis, timun, kulit jagung, pepaya, jambu biji, dll. Berbagai sayur dan buah reject ini bisa dikumpulkan secara gratis, dan hanya diperlukan pengolahan sederhana saja mulai dari pemilihan bagian yang masih bs digunakan sebagai pakan, pengolahan dng cara dicuci bersih di air mengalir, kemudian baru diberikan kepada kambing domba. Berbagai limbah sayur buah yang sudah diolah ini INI SANGAT bergizi tinggi dibandingkan dengan pakan fermentasi gedebok pisang.
  12. Sesekali silahkan main ke Fakultas Peternakan di kota Anda, nah silahkan ditanyakan apakah ada kajian atau penelitian khusus yang hasilnya secara akademis menunjukkan bahwa nutrisi pakan fermentasi gedebok pisang lebih tinggi dari pakan hijauan ? hehehe... simple kan ?? . 
    Beberapa analisa di atas, hanya analisa sederhana saja, yang pada intinya, supaya ada gambaran jelas dan ilmu pengetahuan yang benar yang disebarkan di kalangan peternak kambing domba di Indonesia.

    Sebagai informasi tambahan, nah dibawah ini adalah beberapa jenis pakan hijauan berkualitas, tinggi nutrisi, mudah ditanam, mudah dibudidayakan dan kambing domba sangat suka :

    Daun Kleresede atau gamal

    Rumput odot
    Rumput gajah
    Tebon jagung

    Kaliandra

    Masih banyak pakan ramban hijauan lainnya seperti daun singkong,  mahoni, turi, kelor, sengon, lamtoro, manding, nangka, chery atau talok, mangga, rambutan, indigofera, dll

    Pakan tambahan
    Selain itu ada baiknya peternak kambing domba memanfaatkan potensi daerah masing-masing dalam memenuhi kebutuhan pakan tambahan kambing dombanya, beberapa jenis pakan tambahan yang bisa melengkapi nutrisi pakan hijauan antara lain :
    1. Rendeng kedelai ( batang dan kulit kacang kedelai yang merupakan bahan baku tempe tahu )
    2. Rendeng kacang tanah ( batang dan daunnya )
    3. Kulit ari kedelai, atau tumpi kedelai
    4. Kulit kacang tanah ( digiling )
    5. Ampas tahu
    6. Ampas kecap
    7. Kulit coklat
    8. Klenteng
    9. Onggok ( ampas singkong )
    10. Kulit pisang dari limbah industri selai pisang
    11. Bungkil sawit
    12. Kulit kopi
    13. Bekatul
    14. Dedak kasar
    15. DLL
    Pemanfaatan potensi daerah masing-masing akan sangat membantu dalam melengkapi nutrisi kebutuhan kambing domba. Mari tetap menjadi peternak yang pintar dan beternak dengan HATI NURANI buka berdasarkan sifat SERAKAH.

    Sukses selalu

    ( NO MLM )

    Subscribe to receive free email updates:

    0 Response to "Pakan Fermentasi Gedebok Pisang Untuk Kambing Dan Domba"

    Post a Comment